Jumat, 31 Oktober 2014

Surat untuk Ibu

Bu,,,masak apa hari ini???
aku kangen masakan Ibu. Meski tak semewah di restoran, tapi masakan ibu tetep yang terenak, apalagi rendang buatan ibu.

Bu,,aku pengen cerita.
Sebenernya aku malu sama Ibu. Dulu Ibu sempat ngasih pertimbangan sebelum aku merantau. Ibu bilang di rantau itu begini lah, begitu lah. Aku tau Ibu bilang gitu karena Ibu udah ngerasain gimana itu merantau. Tapi itu hari aku tetep kekeuh sama keputusanku buat ngrantau.

Bu, akhir-akhir ini aku mulai sering rindu rumah.
Aku pengen pulang. Bahkan aku sempat bilang sama Ibu kalau aku gak mau merantau lagi. Aku pengen tinggal sama Ibu aja. Gak mau jauh-jauh lagi.
Aku masih sering merasa kesepian.
Kadang aku masih menyesali kepergianku.
Ibu ingat kan kalau aku pernah bilang itu sama Ibu?
Tapi Ibu tak marah untuk apa yang aku rasa.
Pun Ibu tak 'memintaku' untuk pulang.
Ibu justru menghiburku.
Ibu justru menyemangati aku.

Bu, aku tau, tak pernah lupa kau sebut namaku ditiap sujudmu.
Pun aku tau, tak pernah alpa kau perbincangkan aku dengan tuhanmu.
Terima kasih untuk tiap doamu.
Itu yang menguatkan anakmu di seberang.

Tapi maaf Bu, jika aku hanya bisa menulis surat ini. Yang bahkan mungkin tak akan pernah kau baca.
Anakmu ini malu Bu.
Aku pikir aku bisa sekuat Ibu.
Aku pikir aku bisa sesabar Ibu.
Tapi ternyata belum bisa.

Ibu,,,ibu,,,ibu,,,aku rindu...