Kamis, 19 Desember 2013

au revoir

--- untuk yang meninggalkan---

Lama tak muncul, tapi aku tahu kau berbahagia dengan dia di sana.
dan malam ini tetiba kau menghubungiku setelah meninggalkan.
aku cukup kaget. aku tanya tumben tapi kau langsung matikan teleponmu.
aku pikir mungkin ini lebih baik. aku ingin memperbaiki hatiku. aku pun  merasa cukup sudah kau seret aku di kisah cintamu dengan perempuan-perempuan itu.
aku putuskan untuk beristirahat dalam jangka waktu yang belum ditentukan.
Kau tahu, ini sulit. tapi mungkin dengan begini, rasanya akan lebih mudah berdamai dengan perasaan.
dan jika (mungkin) ini hukuman Tuhan, aku siap terima.

Entah ini bodoh atau apa.
aku masih tetap di sini jika (mungkin) kau akan kembali.
ya, jika kau kembali (untuk menetap).
karena aku benar-benar lelah berlari.

doaku untukmu, semoga selalu dilingkupi kebahagiaan.
aamiin..

--- dari yang ditinggalkan ---

Rabu, 04 Desember 2013

Sajak Desember

Aku menemukan sajak Sapardi ini tepat di awal bulan desember. Dan entah mengapa aku ingin membaginya dengan kalian.
Silakan dinikmati :)


Sajak Desember

kutanggalkan mantel serta topiku yang tua
ketika daun penanggalan gugur:
lewat tengah malam. Kemudian kuhitung
hutang-hutangku pada-Mu

mendadak terasa: betapa miskinnya diriku;
di luar hujan pun masih kudengar
dari celah-celah jendela. Ada yang terbaring
di kursi, letih sekali

masih patutkah kuhitung segala milikku
selembar celana dan selembar baju
ketika kusebut berulang nama-Mu: taram-
temaram bayang bianglala itu

(SDD-1961)

Selasa, 03 Desember 2013

Kamu dan Kopi

Kamu dan Kopi. Dua kata dengan abjad awal "K". Dua hal yang menjadi candu buatku. Kopi dengan kafeinnya, dan kamu dengan segalamu.
Aku menyukai kopi dari aku kecil. Aku tertarik padamu dari awal aku melihatmu.
Aku sering harus kesakitan karena kopi. Pun aku sering menangis karenamu.
Aku tak jera dengan kopi. Aku lebih tak jera denganmu.
Kamu, adalah kopidalam hidupku.


 Aku rindu meneguk kopi bersamamu...