Tetiba, ada rindu yang menggelayut..
Menghembuskan nada-nada yang meluruhkan butir-butir kristal dari muara di beningnya mata..
Namun, semakin dieja, semua menjadi samar.
Rindu kepada siapa? Ketika
kesepian mulai kerap menghantui dan menggedor pintu hati.
Kepada siapa rindu ini tertuju?
Jangankan sosoknya, bahkan
bayangnya pun samar ku lihat.
Kapankah rindu ini akan berlabuh? Sementara
luka selalu membayangi di setiap desahan napas, jejak langkah, pun detak nadi..